FAKTA UNIK DIBALIK BUNGA TULIP

Selain dijadikan sebagai hadiah,
beberapa bunga punya peran penting lain, seperti menjadi lambang untuk sebuah
negara. Contohnya bunga sakura yang lekat dengan salah satu negara Asia, Jepang
ini, atau mawar yang melambangkan Amerika dan Inggris.

Selain dua bunga tadi, Anda pasti
sering mendengar tentang bunga tulip yang menjadi ikon dari sebuah negara di
Eropa bukan? Ya, Belanda. Terlepas bagaimana sejarah tulip sampai menjadi ikon
unik dari negara Belanda tersebut, ada banyak fakta menarik dari tulip ini yang
mungkin masih awam didengar oleh Anda di keseharian, mengingat kesannya yang
akan jauh berbeda.

Jadi, siapkah Anda mengetahui
lebih jauh tentang fakta-fakta tersebut? Langsung saja kita bahas fakta tentang
bunga tulip pada uraian di bawah ini.

 

Jumlah dari spesiesnya

Pernah iseng menghitung berapa
banyak variasi bunga tulip yang biasa Anda gunakan sebagai hadiah bunga ulang tahun? Tak hanya warna, tentu bentuknya pun beragam
bukan. Kira-kira berapa ya jumlah spesies dari anggrek tersebut, penasaran?

Diketahui, jumlah dari spesies
bunga tulip ini mencapai sekitar 150 spesies dengan sekitar 3000 varietas lho.
Tapi, bukan berarti Anda akan dengan mudah menemukannya, beberapa dari spesies
tersebut tergolong langka bahkan ada yang sudah punah. Sayang sekali, ya.

Tapi, tak perlu khawatir, spesie
paling terkenalnya pun tak kalah cantik seperti Lady Tulip, Tulip Albert
Heijin
dan Tulip Zurel yang
mungkin bisa dijadikan pilihan tepat sebagai buket hadiah untuk kekasih Anda.

 

Daerah asalnya

Meski dikenal sebagai ikon unik
dari negeri kincir angina, Belanda, bukan berarti tulip tumbuh dan ditemukan di
sana. Ternyata bunga dengan warna yang beragam dan sangat cantik ini justru pertama
kali ditemukan dan menjadi tumbuhan asli dari Pegunungan Himalaya.

Selain tumbuh di Himalaya, Anda
juga dapat dengan mudah menemukan tulip tumbuh di beberapa daerah Asia seperti
di Kaukasus. Masuknya tulip ke negara di Eropa ternyata berawal di tahun 1559,
melalui migrasi dari Turki ke Eropa yang terus menyebar sampai dengan Belanda.

 

Harganya cukup mahal

Karena keunikan warna dan
bentuknya, dulu bunga tulip ini mejadi bunga khusus untuk bangsawan dan
pedagang kaya. Sehingga harganya pun sangat mahal yang memiliki nilai jual
paling tinggi di sekitar abad ke 17. Namun setelahnya, semenjak dibudidayakan
secara masal, bunga tulip mengalami penurunan harga secara otomatis. Mungkin
karena menjadi lebih mudah untuk ditemukan dan didapatkan.

Meski makin banyak yang
membudidayakan dan menjadikan tulip ini sebagai salah satu buket bunga favorit
di Flower
Chimp Indonesia
, bunga tulip saat ini masih memiliki harga yang cukup
mahal.

 

Makna yang ada dibunga tulip

Selain bunga mawar yang memang
selalu dikaitkan dengan pemaknaan kasih sayang, cinta, dan bentuk ungkapan
romantis lainnya, ternyata bunga tulip pun tak jauh beda. Bunga tulip dimaknai
sebagai bunga kasih sayang, pemberi semangat, juga harapan.

Karena itu, Anda pasti akan
dengan mudah menemukan beberapa pasangan yang memberikan bunga ini sebagai
hadiah di hari jadi atau hari istimewanya kepada kekasihnya. Terutama di hari valentine. Diketahui, bunga tulip
menjadi bunga terbanyak ke dua setelah mawar yang dijadikan pilihan seseorang
untuk diberikan kepada kekasihnya di hari
valentine
.

 

Dijadikan bahan makanan

Kondisi yang diakibatkan oleh
Perang Dunia II tak hanya kekacauan saja, tapi juga terjadinya krisis bahan
makanan. Hal ini sempat membuat beberapa negara akhirnya memanfaatkan bahan
sekadarnya untuk diolah menjadi makanan agar dapat bertahan hidup.

Sampai saat ini pun, Belanda
masih menggunakannya sebagai salah satu bahan makanan untuk beberapa resep khas
untuk menggantikan bawang pada masakan. Tak hanya itu, beberapa jenis tulip
juga dimanfaatkan untuk membuat wine.